Penyakit Disentri

Penyakit disentri adalah terjadinya peradangan usus bagian bawah, mulas diperut dan kotoran encer, berlendir, serta berdarah . Penyebabnya adalah mikroorganisme tertentu atau sebagai akibat pengaturan menu yang kurang bijaksana seperti memakan makanan yang terlalu banyak berbumbu pedas, goreng-gorengan , serta makanan yang keras dan lemak-lemak yang sulit dicerna. Penderita harus mengejan  jika buang kotoran, sehingga dubur daqpat menonjol keluar dan terasa panas seperti terbakar. Jika dikotoran  terdapat darah, berarti merupakan disentri  bacilar. Ada tipe lain dari disentru yakni disentri amuba yang lebih sukar ditanggulangi dibandingkan dengan disentri bacilar dan merupakan endemic didaerah tropis.

 Penyakit Disentri

Penyakit Disentri

Karena dampak penyakit disentri cukup berat, pada diare yang secara klinis dicurigai sebagai disentri basiler dapat diberikan antibiotik secara empiris untuk kuman Shigella, meskipun belum ada bukit baikkan bakteri pada tinja. Hal ini harus diikuti oleh pemantauan klinis, pengobatan yang diberikan harus memberikan respons pada hari ketiga. Jika dalam kurun waktu tersebut tidak terlihat respons, harus dilakukan evaluasi apakah disentri tersebut bukan disentri basiler tetapi disentri amuba atau kuman tersebut sudah resisten terhadap antibiotik yang diberikan, sehingga perlu diganti.

Pengobatan penyakit disentri harus segera kalau tidak dapat membahayakan jiwa anak atau kemungkinan komplikasi bisa terjadi. Disentri cukup berat dilaporkan pada bayi yang tidak mendapat ASI dan pada anak dengan gizi kurang. Secara lebih khusus penyebab disentri adalah kuman tertentu dari kelompok Shigella atau sejenis amuba, Entamoeba Histolytica. Kadang-kadang disentri juga disebabkan infeksi parasit babi yaitu Balantidium Coli dan cacing daun (Schistosoma Japonicum) yang banyak terdapat di Sulawesi Tengah.

Pengenalan penyakit disentri, antara lain :

  1. Bila darah yang keluar bersama tinja bukan dari ambeien (hemorrhoid) yang lecet akibat tinja yang terlalu keras.
  2. Disentri basiler termasuk salah satu jenis disentru yang disebabkan oleh bakteru dari jenis Shigella . Kuman ini hanya merusak dinding usus besar dan tidak pernah sampai ikut aliran darah hingga mengnfeksi organ-organ tubuh lainnya. Jenis disentri ditandai dengan diare berat yang akut dengan tinja berdarah dan disertai demam. Komplikasi ke tempat lain, karena racun (toksin) yang dihasilkan kuman. Diare jenis ini bisa terjadi diseluruh dunia terutama di tenpat-temoat yang sanitasi kurang baik.
  3. Kuman Shigella memang secara alamiah hidupnya dalam usus manusia. Penularan juga karena makanan dan minuman yang terkntaminasi kuman disentri dari kotoran manusia yang biasanya merupakan carier Shigella disentri.

Bila kondisi perkembangan kuman baik dan  memungkinkan, bisa terjadi wabah disentri. Kematian dan beratnya penyakit disentri berkaitan dengan jenis kuman. Jenis Shigella yang penting, Shigella flexneri tipe I, Shigella boydii, dan Shigella Sonnei serta disentri yang hampir selalu berat bila trinfeksi Shigella dysentri. Sh, Sonnei biasanya menimbulkan gejala sedang dan terutama dijumpai didaerah panas.

Penyakit disentri terbagi menjadi dua, yakni disentri basiler dan disentri amuba. Dinsetri basiler merupakan penyakit disentri yang disebabkan karena serangan bakteri Shigella, dan bakteri Escherichia coli enterovasif, dan bakteri Salmonella. Sedangkan penyakit disentri amuba merupakan penyakit yang disebabkan oleh Entamoeba histolytica.

Gejala pada penyakit disentri adalah :

  1. Buang air besar yang dibarengi dengan darah keluar
  2. Diare yang terjadi encer dan dengan jumlah yang sedikit
  3. Buang air besar yang tercampur dengan lendir
  4. Nyeri saat buang air besar atau tenesmus

Penyakit disentri bisa disebabkan karena salah satunya adalah akibat dehidrasi yang sangat parah. Untuk kasus dehidrasi yang berat akan menimbulkan ketidakseimbangan elektrolit yang bisa menyebabkan syok atau juga koma yang bisa menyebakan kematian. Perawatan pada medis yang dilakukan memerlukan catatan khusus agar tidak membuarkan penyebab dari penyakit disentri ini secara terus menerus berkembang. Jika Anda merupakan salah seorang yang mengalami masalah dehidrasi dengan gejala seperti kebingungan, kehilangan kelesuan, kesadaran, kulit menjadi dingin, atau juga penurnan pada pengeluaran urin, maka harus diwspadai adalah ini merupakan siatu infeksi dari penyakit disentri dan cara yang terbaik dilakukan adalah dengan perawatan medis untuk penyakit disentrinya.

Cara mengobati disentri secara alami adalah :

  1. Daun pulai
    Bahan : 5 lembar daun pulai, kulit batang cemara 1 jari, gambir sebesar buah melinjo 1 butir.
    Cara membuat : cucilah terlebih dahulu daun pulai, kemudian kulit batang cemara, gambir dicuci juga sampai bersih. Setelah itu ditumbuk sampai halus, dan kemudian tambahkanlah air dan madu kemudian disaring. Minum 2 x 1 dalam sehari dengan dosis 2 sendok makan.
  2. Pare
    Bahan : pare segar 2 buah, dan air matang ¼ gelas
    Cara membuat : cuci sampai bersih buah pare, kemudian dipotong, dan setelah itu dimasukkan ke dalam blender ditambahkan air, kemudian di peras. Air herbal pare ini diminum 2 x 1 dalam sehari.

 Penyakit Disentri


=====================================

>>> Kapsul Herbal Disentri Untuk Mengatasi Penyakit Disentri, Membunuh Bakteri Penyebab Disentri Serta Menguatkan Sistem Imun Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Disentri and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>