Kuman Disentri

Kuman DisentriDisentri adalah penyakit saluran cerna dengan tina diketahui mengandung darah dengan atau tanpa lendir. Darah biasanya dari dinging sakuran cerna yang luka dan sering dari dinding usus besar. Disentri yang disebabkan oleh kuman shigella. Kuman ini hanya merusak dinding usus besar dan tidak pernah sampai ikut aliran darah sehingga menginfeksi organ-organ tubuh lainnya. jenis disentri ini ditandai dengan diare berat yang akut dengan tinja berdarah dan disertai demam. Komplikasi ke tempat lain, karena racun (toksin) yang dihasikan kuman. Diare jenis ini bisa terjadi di seluruh dunia terutama di tempat-tempat yang memiliki sistem sanitasi kurang baik.

Kuman Disentri

Kuman Disentri

Kuman shigella memang secara alamiah hidupnya dalam usus manusia. Penularan juga karena makanan dan minuman yang terkontaminasi kuman disentri dari kotoran manusia yang biasanya merupakan carier Shigella disentri.

Bila kondisi perkembangan kuman baik dan memungkinkan, bisa terjadi wabah disentri. Kematian dan beratnya penyakit disentri berkaitan dengan jenis kuman. Jenis kuman disentri shigella yang penting, shigella flexneri tipe I, shigella boydii dan shigella sonnei serta disentri yang hampir selalu berat bila terinfeksi Shigella dysentri. Sh. Sonnei biasanya menimbulkan gejala sedang dan terutama dijumpai di daerah panas.

Disentri yang disertai panas badan, bisa terus-menerus kehilangan cairan sehingga mengalami dehidrasi sampai gagal ginjal terutama pada anak-anak atau manula sehingga bisa mematikan.

Penyakit disentri ada dua macam. Ada yang disebabkan oleh kuman atau basil dan yang disebabkan oleh amoba. Keduanya memberikan tanda dan gejala enyakit yang hampir serupa. Ada demam, nyeri kepala, disusul dengan mencret-mencret yang sering. Mencret lebih dari lima kali sehari, mungkin sampai 20 kali sehari. Lalu mencret diertai darah segar erta ingus. Bau tinja agak amis (anyir). Selain itu ada rasa nyeri di dubur sehbis buang air besar. Mungkin terasa nyeri pegal linu juga.

Kuman disentri yang diketahui tidak hanya satu namun lebih dari beberapa kuman disentri pencernaan yang menyertai penyakit disentri itu muncul, seperti :

  • bakteri vibrio cholera, yang merupakan penyebab penyakti kolera
  • bakteri shigella dysentriae merupakan kuman penyebab penyakit disentri
  • bakteri corynebacterium diphtheriae yang merupakan bakteri penyebab penyakit dipteri
  • bakteri clostridium tetani yang merupakan penyebab penyakit tetanus
  • bakteri mycobacterium tuberculosis yang merupakan penyebab penyakit tuberkulosis
  • bakteri bacillus anthracis yang merupakan penyebab penyakit anthrax

Perawatan pada penyakit disentri biasanya dilakukan dengan cara menghentikan kebiasaan dalam mengonsumsi jenis makanan yang teksturnya keras, pedas dan juga jenis makanan yang mengandung kandungan lemak. Caranya adalah dengan makan makanan seperti bubut dan juga tepung kacang hijau atau beras, sup dan roti yang tidak mengandung ragi. Ini merupakan salah satu cara merawat penyakit disentri.

Salah satu penyebab dari disentri bukan hanya karena kuman disentri saja, namun juga bisa karena pengaturan pada menu makanan yang kurang baik. Dan seperti yang sudah dijelaskan diatas, salah satunya adalah konsumsi makanan yang keras seperti kacang-kacangan, atau juga biji-bijian dan jenis makanan yang mengandung lemak menjadi sulit untuk dicerna oleh pencernaan.

Karena peyakit disentri merupakan salah satu jenis ddiare yang berbahaya dan pada kasus yang parah bisa menyebabkan terjadinya kematian dibandingkan oleh jenis diare akut yang lainnya. Cara penularan penyakit disentri ini adalah bakteri yang tersebar bisa melalui makanan dan juga air yang sudah mengalami kontaminasi dengan kotoran atau juga bakteri yang dibawa oleh lalat.

Lalat adalah salah satu jenis serangga yang hidup pada tempat kotor dan juga bau yang menyebabkan bakteri bisa dengan mudah menempel pada tubuhnya dan kemudian akan menularkan kuman disentri ini. Bakteri yang masuk ke dalam pencernaan tadi mengakibatkan terjadinya pembengkakan sehingga menimbulkan suatu luka dan juga peradangan yang terjadi pada dinding usus besar. Hal ini yang pada akhirnya menyebabkan kotoran penderita menjadi tercampur dengan nanah serta darah. Dan penularan pada penyakit disentri ini mungkin bisa terjadi secara seksual melalui kontak oral-anal. Penderita dengan masalah bakteri amoeba akut ini biasanya tidak akan membahayakan orang lain karena tidak terdapat kista dan juga trofosoit yang terjadi pada kotoran.

Inkubasi yang terjadi setelah penularan adalah sekitar 1-3 hari dan dengan mendadak akan muncul rasa nyeri pada perut, kemudian terjadi demam dan juga tinja menjadi encer. Tinja atau feses yang encer tadi berhubungan erat dengan cara kerja eksotoksin di dalam usus halus. Dan beberapa hari kemudian akan terjadi infeksi yang meliputi ileum serta kolon, kemudian jumlah tinja akan mengalami peningkatan, tinja menjadi kurang encner namun biasanya sering mengandung lendir dan juga darah. Selain itu pada tiap gerakan usus biasanya disertai dengan mengedan dan juga tenesmus yang menyebabkan nyeri pada perut bagian bawah.

Kuman Disentri


=====================================

>>> Kapsul Herbal Disentri Untuk Mengatasi Penyakit Disentri, Membunuh Bakteri Penyebab Disentri Serta Menguatkan Sistem Imun Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Disentri and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *