Disentri Pada Bayi

Disentri Pada Bayi – Bayi dan balita memang rentan terhadap serangan berbagai penyakit atau gangguan kesehatan. Disentri merupakan salsh satu jenis diare yang datang mendadak. Penyebab disentri pada bayi itu sendiri berasal dari infeksi kuman Shigella (disentri basiller) dan parasit entamoeba histolitiyca (disentri amuba).

Gejala umum disentri pada bayi yang terjadi pada bayi dan balita berawal dari demam, sakit perut ketika dan usai BAB, feses yang dikeluarkan belendri dan berdarah. Bayi dan balita yang menderita disentri umumnya sangat rewel dan susah makan.

Disentri Pada Bayi

Disentri Pada Bayi

Umumnya bayi atau anak kecil yang menderita sakit buang besar (disentri) biasanya mereka diberikan daun sirih yang telah dipanaskan, kemudian dicampur dengan minyak. Daun itu ditempelkan ke badan bayi dan diikat dengan gurita bayi

Pengobatan disentri pada bayi

Daun sagu ketika itu juga merupakan daun yang sangat mujarab untuk bayi yang terkena penyakit batuk-batuk dan disentri. Daun tersebut diremas-remas lalu airnya diminumkan kepada si bayi.

Saat bayi atau balita terserang disentri, umumnya gejala yang timbul adalah diare dan feses yang mengandung darah. Untuk itu, pengaturan makanan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

  1. Hindari memberikan makanan yang berserat tinggi seperti sayuran dan jenis buah-buahn tinggi serat misalnya mangga, kacang panjang, buncis, kangkung, kol, alpukat, anggur dan jambu biji. karena makanan jenis ini akan mamksa kerja sistem pencernaan yang sedang terganggu. Berikan makanan yang rendah serat terutama sayuran dan buah seperti labu siam, wortel, labu kuning, pisang, apel, pir, semangka.
  2. Hindari memerikan makanan berlemak tinggi seperti cokelat, es krim, makana yang digoreng, serta makanan bersantan seperti kolak.
  3. Berikan makanan yang mengandung pektin seperti pisang dan apel (mentah atau diolah), wortel, aprikot, kacang polong, kentang karena pektin membantu penyerapan air.
  4. Berikan makanan yanvg mengandung lactobacillus misalnya yogurt untuk memperbaiki sistem pencernaan

Cara penularan penyakit disentri pada bayi bisa melalui beberapa medis. Salah satunya adalah melalui air minum yang sudah tercemari dengan tinja atau juga makanan yang dimakan tanpa mencuci tangan terlebih dahulu setelah bermain pada tempat yang kotor. Kontak langsung yang terjadi dengan mereka yang mengalami masalah disentri dan memberikan jalan masuk untuk bakteri ke dalam tubuh bayi. Penularan yang terjadi dengan cara ini biasanya terjadi pada populasi penduduk yang padat atau juga pada daerah yang mempunyai sanitasi kurang baik.

Cara mencegah penyakit disentri pada bayi adalah dengan menjaga kebersihan mereka dan menjaga sanitasi lingkiungan, termasuk salah satunya adalah dengan mempehitungkan jarak atau juga lokasi dari pembuangan kotoran dan juga sumber air serta tempat tinggalnya. Kemudian cuci tangan anak sebelum mereka makan. Hal ini merupakan suatu kewajiban. Karena sebelum makan kondisi tangan kita harus dalam keadaan bersih.

Penyakit disentri merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh bayi atau balita.penyakit disentri juga bisa menimbulkan komplikasi yang terjadi. Dan komplikasi disentri yang terjadi biasanya disebabkan karena adanya faktor resiko dari sang anak. Misalnya adalah faktor akibat tidak mendapatkan ASI, status gizi anak yang buruk, atau dalam jangka waktu 6 bulan terakhir mengalami masalah campak. Komplikasi yang biasanya ditandai dengan gejala awal seperti dinding usus sehingga membuat bakteri Shigella lebih mudah masuk dan menginvasi jauh ke dalam. Kemudian terjadinya luka pada dinding usus besar yang biasanya akan membuat keadaan menjadi semakin parah akibat dari racun yang mengalami pencemaran yang dihasilkan oleh bakteri di usus besar. Kondisi ini bisa menjadi salah satu pemicu terjadinya perforasi pada usus atau membuat suus menjadi pecah yang bisa menimbulkan suatu komplikasi pendarahan yang sangat hebat.

Racun yan dihasilkan oleh bakteri pada disentri yang bisa membuat kerja dari peristaltik di dalam usus mengalami kelemahan. Dan usus juga bisa mengalami pembesaran dengan gejala perut anak menjadi buncit. Jika racun itu bisa sampai menuju ke otak, maka anak bisa mengalami kejang-kejang yang mempunayi resiko besar terjadinya peradangan pada otak. Sedangkan jika racun sudah beredar menuju ke seluruh tubuh, bukan tidak mungkin anak menderita keracunan darah.

Dan untuk kasus disentri amuba pada bayi, biasanya kuman menjalar menuju sampai ke hati dan pada akhirnya menyebabkan kumpulan dari nanah mengalami abses. Perjalanan pada sindroma disentri yang bisa menimbulkan suatu komplikasi seperti ini bisa saja terjadi hanya dalam hitungan seminggu. Apalagi jika ada beberapa faktor resiko tadi, Jadi, supaya disentri pada bayi tidak menjadi suatu hal yang berubah fatal, maka cegahlah faktor-faktor yang mencetuskan terjadinya disentri. Cara mencegahnya bisa dilakukan dengan memberikan ASI, dan selain itu mengupayakan untuk perbaikan gizi anak serta memberikan mereka imunsasi campak.

Disentri Pada Bayi


=====================================

>>> Kapsul Herbal Disentri Untuk Mengatasi Penyakit Disentri, Membunuh Bakteri Penyebab Disentri Serta Menguatkan Sistem Imun Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Disentri and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>