Disentri Anak

Disentri Anak – Disentri adalah inflamasi atau peradangan usus yang ditandai oleh buang air besar diserta darah dan lendir. Selain itu, juga disertai oleh tenesmus dan kolik (penyakit menular).

Disentri anak biasanya ditandai dengan mencret yang bercampur darah dan lendir. Penyakit disentri ini biasanya mewabah. Penyebabnya adalah dari atau makanan yang mengandung kuman dan parasit amuba. Parasit-parasit berkembangbiak dengan dua tahap, yakni tahap trphogoit (parasit aktif) dan kista. Parasit-parasit yang aktif berubah menjadi bentuk kista yang merupakan penyebab penularan penyakit.

Disentri Anak

Disentri Anak

Kebanyakan penyebab disentri anak terjadi ketika penyakit ini mewabah pada suatu wilayah atau daerah permukiman yang jauh dari lingkungan yang bersih, misalnya sistem sanitasi (pemanfaatan MCK) untuk satu wilayah permukiman padat penduduk, mereka yang tinggal di bantara kali, pemanfaatan air bersih yang masih kurang memadai, makanan dan minuman yang tercemar oleh kuman dan bakteri.

Penyebab disentri anak tersebut kemungkinan dilatar belakangi oleh faktor ekonomi, sulitnya mendapatkan tempat tinggal yang layak, daerah yang tropis dsb. Indonesia sendiri merupakan negara yang memiliki jumlah penduduk yang masih hidup dalam garis kemiskinan. Tiap tahunnya ada saja penderita terutama anak kecil, balita yang menderita disentri.

Ada beberapa cara pencegahan pada saat anak terkena disentri, biasanya gejala yang timbul adalah diare dan feses yang ada darahnya. Untuk itu, pengaturan makanan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

  1. Makanan haruslah cukup energi dan protein
  2. Pemberian ekstra cairan untuk mencegah dehidrasi
  3. Pemberian vitamin dan mineral dalam jumlah yang cukup
  4. Makanan yang mudah ditelan, dicerna, dan diserap oleh sistem pencernaan seperti bubur tim, kemudian secara bertahap kembali pada makanan biasa.
  5. Makanan diberikan dalam porsi kecil tapi sering
  6. Berikan makanan yang mengandung lactobacillus, misalnya yogurt utuk memperbaiki sistem pencernaan
  7. Berikan makanan yang mengandung paektin, seperti pisang dan apel, wortel, aprikot, kacnag polong, kentang karena pektin mambantu penyerapan air
  8. Berikan aneka jus dari jenis buah-buahan yang bersifat neteral seperti melon untuk mengganti cairan yang hilang. Dapat juga diberikan air kelapa hijau.

Cara mencegah penyakit disentri anak adalah dengan membentuk anak menjaid pribadi yang sehat luar dan dalam. Caranya adalah dengan menjaga kesehatan mereka dalam hal pemberian makanan misalnya adalah pemberian gizi untuk anak. Kedua hal ini merupakan suatu hal yang sangat penting untuk khususnya adalah untuk mereka yang berusia dibawah 5 tahun. Dengan mencukupi kebutuhan gizi mereka maka akan membantu membentuk tubuh dan juga meningkatkan kecerdasan mereka menjadi lebih maksimal. Dan begitu juga dengan perawatan pada kesehatan mereka yang memadai untuk anak merupakan suatu awal aset untuk ketahanan di usia dewasa mereka nanti.

Cara mengatasi disentri anak adalah dengan menggunakan bahan tradisional seperti dibawah ini :
Bahan : ½ jari kunyit yang sudah terlebih dahulu dibakar, kemudian dipotong-potong, 7 pucuk daun jambu biji, air 2 gelas, dan juga garam ¼ sendok teh.
Cara membuat : rebuslah terlebih dahulu semua bahan dengan menggunakan api kecil. Kemudian airnya diminum 1 sendok teh satu jam sekali. Dan untuk membantu mengusir gas, maka bisa dilakukan dengan cara pada pusarnya ditempeli dengan menggunakan parutan bawang merah yang sudah terlebih dahulu diberikan minyak telin. Untuk anak yang sudah cukup besar, makak bisa juga diberikan dengan cara mengunyah halus pucuk daun jambu biji klutuk yang sudah dibersihkan erlebih dahulu kemudian ditambagkan dengan garam dan setelah itu ditelan.

Selain itu cara mengobati penyakit disentri adalah dengan menyuruh anak diet. Diet yang dilakukan adalah diet lunak tinggi kalori dan diet protein untuk membantu mencegah terjadinya malnutrisi. Dosis pemberian vitamin A adalah 200.000 IU bisa diberikan untuk membantu menurunkan tingkat dari keparahan disentri, dan terutama untuk anak yang diduga mengalami defisiensi. Untuk membantu mempersingkat terjadinya perkembangan penyakit, maka bisa diberikan juga sinbiotik dan juga preparat seng oral  8,9. Untuk pemberian jenis obat-obatan ini maka hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu adalah obat-obat yang bisa memperlambat terjadiinya motilitas usus sebaiknya jangan diberikan pada anak karena adanya suatu resiko untuk membuat penyakit menjadi lebih lama sembuh.

Pemberikan obat antibiotika bisa membantu mengurangi waktu sakit dan bisa membantu untuk menurunkan resiko dari terjadinya komplikasi dan juga kematian. Pemberian jenis obat ini diberikan dengan beberapa indikasi. Dan terapi antiamebik biasanyd iberikan dengan beberapa indikasi tergantung dari gejalanya. Sebaiknya ajari mereka untuk mencuci tangan setelah bermain atau setelah buang air besar dan buang air kecil. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya autionfeksi.

Itulah informasi mengenai penyakit disentri anak dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Disentri Anak


=====================================

>>> Kapsul Herbal Disentri Untuk Mengatasi Penyakit Disentri, Membunuh Bakteri Penyebab Disentri Serta Menguatkan Sistem Imun Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Disentri and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *