Disentri

Disentri merupakan salah satu jenis diare akut atau timbul mendadak, umumnya banyak dialami anak pada usia balita. Penyebab disentri yakni infeksi kuman Shigella (disentri basiler) dan parasit emtamoeba histolitiyca (disentri amuba). Gejala disentri pada anak biasanya didahului  demam (pada disentri basiler), ada gejala sakit perut ketika BAB dan setelahnya rasa sakit tersebut hilang serta feses berlendir dan berdarah.

Disentri

Disentri

Disentri juga dikenal sebagai fluks atau fluks berdarah yang merupakan gangguan peradangan usus terutama usus besar yang menghasilkan diare berat yang mengandung lendir dan atau darah dalam feses. Disentri jika terlambat diobati akan berakibat fatal.

Selain disebabkan oleh adanya kuman dan bakteri, disentri juga dapat disebabkan oleh keadaan lingkungan sekitar tempat tinggal yang jauh dari kebersihan, konsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh bakteri. Sehingga makanan dan minuman yang tercemar ketika dikonsumsi akan meninggalkan bakteri di usus yang bercampur dengan sisa makanan yang belum dibuang. Umumnya meeka yang tinggal di daerah permukiman padat penduduk dan sistem sanitasi yang kurang bersih dan pemanfaatan air bersih yang kurang memadai.

Penyebab umum dari disentri dan gangguan pencernaan adalah bakteri shingella dan jenis Escherichia coli atau E.coli. Selian bakteri tersebut adapula jenis bakteri lainnya yang memicu timbulnya disentri adalah bakteri salmonella dan campylobacter yang merupakan jenis bakteri jahat yang senag hidup di dalam organ pencernaan manusia, salah satunya adalah usus.

Untuk menegakkan diagnosis maka harus ditemukan suatu gejala seperti tinja yang bercampur darah. Namun untuk diagnosis etiologi biasanya juga sulit untuk ditegakkan. Mendapatkan diagnosis etiologi melalui gambaran klinis semata merupakan suatu hal yang sulit dilakukan, sedangkan pemeriksaan yang dilakukan pada tinja untuk mengetahui apakah ada agen penyebab yang seringkali tidak usah dilakukan karena memakan waktu yang lama sekitar 2 hari dan biasanya gejala akan membaik dengan melakukan terapi antibiotika empiris.

Pemeriksaan yang biasanya dilakukan pada penyakit disentri adalah :

  1. Pemeriksaan tinja
  2. Makroskopis yang dilakukan untuk kasus disentri
  3. Tes benzidin
  4. Mikroskopis yang dilakukan leucosit fecal atau petanda dari adanya kolitis, darah fecal
  5. Biakan tinja
  6. Medis : agar MacConkey, xylose-lysine deoxycholate (XLD), agar Ss
  7. Pemeriksana darah yang rutin dilakukan (leukositosis 5.000-15.000 sel/mm3), dan kadang-kadang juga akan ditemukan suatu kasus leukopenia.

Cara menangani penyakit disentri adalah tindakan awal adalah biasanya pasien memerlukan perawatan dan yang harus dihindari adalah mencegah dari terjadinya komplikasi yang akan berakibat sangat fatal. Untuk keadaan yang darurat, biasanya dehidrasi ringan bisa diatasi dengan cara memberikan cairan elektrolit atau cairan oralit untuk membantu mengganti cairan yang sudah hilang akibat dari penyakit diare dan juga akibat muntah-muntah.

Cara menyajikan oralit adalah dengan melarutkanya ke dalam 200 cc air matang, kemudian diaduk dan setelah itu diberikan sedikit demi sedikit dengan menggunakan sendok pada penderitanya. Jika tidak ada oralit, maka ada ramuan alami lain yang bisa mengganti oralit dengan campuran air gula dan garam sebanyak 1 sendok teh gula ditambahkan dengan ¼ sendok teh garam, setelah itu larutkan dengan menggunakan 200 cc air hangat. Jika mengalami masalah dehidrasi yang berat, maka bisa diberikan obat oralit atau juga campuran garam dan teh tadi.

Cara mengobati penyakit disentri dengan menggunakan bahan alami adalah :

Ramuan 1
Bahan : kulit buah rambutan 10 buah, air 3 gelas
cara membuat : potong terlebih dahulu kulit rambutan, setelah itu direbus sampai yang hanya tersisa adalah setenganya saja kemudian disaring. Minumlah untuk 2 x 1 hari ¾ gelas.

Ramuan 2 :
Bahan : 5 g kulit buah mahkota dewa kering dan 2 gelas air.
cara membuat : rebuslah sampai mendidih selama kurang lebih 15 menit, kemudian dinginkan, saring dan setelah itu airnya diminum. Minumlah ramuan ini untuk 2-3 kali dalam seharu.

Ramuan 3
Bahan : Akar jambu biji secukupnya saja dan daun jambu biji 10 lembar
cara membuat : potong terlebih dahulu akar serta daun jambu bijinya, kemudian direbus selama kurang lebih 20 menit dengan suhu 90 derajat celcius setelah itu disaring. Ramuan ini diminum secukupnya saja dengan teratur sampai keluhannya hilang.

Ramuan 4 :
Bahan : daun alpukat segar 5 gram, temu kunci segar 5 g, daun pegagan segar 6 g, air panas 115 ml
Cara membuat : seduhlah semua bahan tadi dengan menggunakan air panas, dan minumlah 1 x 1 dalam sehari sebanyak 100 ml.

Disentri

Posted in Disentri | Tagged , , , , , , , | Comments Off on Disentri

Cara Mengatasi Disentri

Cara Mengatasi Disentri – Nah, saya akan membuat sebuah artikel yang mengutip sebuah penyakit disentri dan cara mengatasi disentri yang tepat untuk anak-anak maupun orang dewasa. Tentu anda sering mendengar tentang penyakit disentri pada beberapa orang, disentri merupakan masalah kesehatan yang mengganggu daerah  bagian usus besar didalam tubuh dan biasanya disentri akan menyebabkan seseorang mengalami diare yang terus-menerus bahkan orang tersebut bisa mengalami sakit perut yang cukup parah. Usus besar yang mengalami peradangan terjadi akibat ulah dari sebuah bakteri atau kuman yang masuk kedalam tubuh manusia dan bakteri tersebut bisa masuk kedalam tubuh melalui saluran pernapasan atau melalui mulut.

Penyakit disentri dibagi menjadi dua bagian yaitu disentri basiler dan juga disentri amuba kedua jenis disentri tersebut sama-sama menyebabkan seseorang menjadi diare dan sakit perut, cara mengatasi disentri bisa dilakukan dengan cara-cara yang alami atau tradisional karena penyakit disentri memang bukan penyakit yang berbahaya dan masih bisa diatasi sendiri dengan obat herbal atau alami. Anak-anak sering sekali mengalami sakit disentri karena anak-anak sering bermain ditempat yang kotor yang terdapat banyak bakteri penyebab disentri, biasanya tinja yang di keluarkan oleh orang yang terkena disentri akan encer atau cair bahkan tinja tersebut seperti berlendir dan bisa bercampur dengan darah, meskipun disentri memang bukan penyakit berbahaya seperti yang lain tetapi tetap saja bila anda atau anak anda mengalami disentri anda harus segera mencari cara yang tepat untuk mengobatinya.

Pertolongan pertama pada penderita disentri adalah memberinya minum yang banyak karena orang-orang yang sedang mengalami disentri akan kehilangan banyak cairan dan harus ada cairan pengganti yang masuk agar pasien tidak mengalami dehidrasi, jika penderita disentri sampai mengalami dehidrasi bisa berdampak bahaya untuk dirinya maka dari itu jangan sampai penderita disentri mengalami dehidrasi. Beberapa tanaman herbal alami bisa dijadikan cara mengatasi disentri yang tepat karena tanaman herbal lebih efektif untuk mengobati penyakit tersebut selain itu tanaman herbal lebih aman karena tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya.

Cara Mengatasi Disentri

Cara Mengatasi Disentri

Inilah Cara Mengatasi Disentri Yang Tepat Dan Aman Dengan Bahan Alami :

  •  Ramuan Pertama :

Anda bisa membuat sebuah ramuan dari bahan alami tapak liman kering, bahan tersebut bisa mengobati disentri secara alami dan aman selain aman bahan alami tersebut sangat praktis. Pertama siapkan bahan herbal tapak liman kering secukupnya kemudian tapak liman kering dicuci terlebih dulu baru kemudian di rebus dengan air sebanyak tiga gelas dan biarkan sampai airnya mendidih. Setelah mendidih dan airnya menjadi sekitar dua gelas anda bisa angkat lalu saring air rebusan tersebut, minum ramuan tersebut saat sudah dingin dan anda bisa minum ramuan itu dua kali dalam sehari sebanyak satu gelas.

  • Ramuan Kedua :

Untuk membuat obat disentri yang tepat dibutuhkan bahan alami yang tepat juga agar pengobatan bisa cepat berhasil dan salah satu bahan alami yang tepat adalah akar pare, tentu sudah tidak asing dengan pare karena pare banyak digunakan untuk berbagai macam keperluan pare bisa menjadi obat diabetes dan juga bisa di olah menjadi sebuah masakan untuk disantap pada menu makan siang, pare memang mempunyai rasa yang pahit tetapi karena rasa pahit tersebut banyak orang yang menggunakan pare sebagai obat menurunkan kadar gula yang tinggi. Anda bisa menggunakan akar pare untuk cara mengatasi disentri, pertama siapkan akar pare sekitar satu genggam lalu cuci sampai bersih akar pare tersebut, akar pare yang sudah bersih bisa anda rebus sampai mendidih. Air yang sudah mendidih dan matang bisa anda saring lalu biarkan sampai dingin, minum ramuan akar pare satu kali dalam sehari agar disentri anda bisa segera sembuh dengan cepat.

  • Ramuan Ketiga :

Tentu anda tahu dengan buah rambutan yang mempunyai bentuk unik dan rasa yang manis, rambutan banyak di jual jika sedang musim atau panen dan banyak orang yang menyukai buah rambutan karena rasanya yang enak. Selain buahnya yang bisa dimakan ternyata anda bisa menggunakan kulit rambutan untuk dijadikan obat penyakit disentri yang alami, biasanya akar rambutan hanya dibuang karena tidak mempunyai manfaat apa-apa tetapi bagi anda yang sakit disentri kulit rambutan sangat berguna untuk mengatasi sakit tersebut. Caranya siapkan kulit rambutan secukupnya kemudian kulit rambutan di cuci sampai bersih dan di potong menjadi beberapa bagian, kulit rambutan yang sudah siap bisa anda rebus dengan air bersih secukupnya lalu biarkan airnya sampai mendidih. Setelah mendidih air rebusan di saring lalu anda bisa minum sebanyak dua kali dalam sehari sekitar ¼ gelas, minum ramuan tersebut sampai sakit disentri anda bisa segera sembuh dan jangan lupa untuk tetap minum air putih yang banyak agar cairan di tubuh anda tetap terjaga.

Tanaman herbal yang saya sebutkan tersebut mempunyai manfaat yang baik untuk mengobati sakit disentri yang dialami, jika anda ingin mencoba beberapa resep diatas silahkan mencobanya dengan benar dan minum ramuan tersebut secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Posted in Disentri | Tagged , , , , | Leave a comment

Disentri Amoeba Pada Umumnya

Disentri Amoeba Pada Umumnya – Penyakit disentri amoeba pada umumnya merupakan salah satu penyakit yang terjadi akibat amoeba (pasarit bersel satu) atau bisa disebut juga dengan entamoeba histolytica, penyakit disentri amoeba pada umumnya sering sekali dialami oleh banyak orang dengan menimbulkan beberapa gejala. Penyakit disentri amoeba hampir sama dengan penyakit diare pada umumnya, disentri amoeba menyerang sistem pencernaan tubuh manusia sehingga orang yang mengalami sakit disentri amoeba akan mengalami buang air besar (BAB) yang terus menerus. Proses seseorang terkena amoeba bisa dimulai dari makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi dengan amoeba, dan bila dikomsumsi oleh seseorang secara otomatis orang tersebut akan mengalami sakit disentri amoeba. Penyakit disentri amoeba bisa dialami oleh siapa saja mulai dari anak-anak, orang dewasa, sampai orang tua jadi bagi anda semua harus berhati-hati dengan penyakit tesebut, penyakit ini bisa berbahaya bagi seseorang jika tidak segera diobati dengan cepat. Disentri amoeba pada umumnya bisa diatasi dengan berbagai macam obat disentri, obat penyakit disentri emoeba pada umumnya bisa anda temukan di berbagai toko obat atau apotek sehingga anda bisa mengatasi masalah disentri dengan mudah, tetapi anda harus memilih obat disentri amoeba yang tepat dan aman untuk kesehatan anda jangan sampai anda salah dalam mengkomsumsi obat disentri karena bila anda salah dalam membeli obat disentri yang aman bisa jadi penyakit disentri yang anda alami akan semakin parah.

Penyakit Disentri Amoeba Pada Umumnya

Penyakit Disentri Amoeba Pada Umumnya

Ciri-Ciri Penyakit Disentri Amoeba Pada Umumnya Adalah :

  • Penderita akan mengalami demam yang cukup tinggi.
  • Sering Mengalami buang air besar secara terus menerus.
  • Tinja yang dikeluarkan berbau busuk dan disertai dengan lendir.
  • Tinja yang keluar bisa berdarah.
  • Penderita akan merasa sakit perut.
  • Sering merasa kelelahan dan letih.

Ciri-ciri diatas adalah gejala dari penyakit disentri amoeba yang sering dialami oleh orang-orang pada umumnya, sebaiknya bila sudah seperti itu anda harus segera ke dokter untuk melakukan pengobatan agar penyakit yang anda alami bisa disembuhkan dengan cepat, tetapi bila anda ingin membuat obat disentri amoeba sendiri anda bisa membuat obat disentri yang alami dengan bahan-bahan seperti wortel, jeruk, pisang dan lain sebagainya.

Cara Mengobati Penyakit Disentri Amoeba Pada Umumnya Yang Aman Adalah :

Menggunakan Wortel Dan Pisang

Cara yang aman yang bisa anda gunakan untuk mengatasi penyakit disentri amoeba adalah dengan mengkomsumsi makanan yang berserat, selain anda mengkomsumsi obat disentri anda juga harus makan wortel dan pisang. Keduan makanan tersebut bisa membantu anda untuk mendapatkan energi karena kandungan mineral dan vitamin yang terdapat pada buah pisang dan wortel sangat baik untuk tubuh sehingga cocok untuk dikomsumsi orang-orang yang sedang mengalami sakit disentri amoeba.

Menggunakan Teh Hitam dan Madu

Obat disentri yang aman bisa anda dapatkan dengan menggunakan teh hitan dan madu, teh hitam sangat baik untuk mengtasi masalah sakit disentri karena kandungan zat tanin yang terdapat didalam teh hitam bisa mengurangi peradangan yang terjadi pada usus, teh hitam yang dikombinasikan dengan madu bisa menjadi obat disentri yang ampuh untuk anda gunakan. Caranya anda siapkan teh hitam dan madu kemudian anda seduh teh hitam dengan air panas lalu tambahkan madu dan aduk hingga rata, ramuan tersebut bisa anda minum secara rutin dan teratur sampai penyakit disentri anda bisa sembuh dengan efektif.

Menggunakan Jus Jeruk

Jus jeruk bisa dijadikan cara untuk mengobati penyakit disentri yang aman, selain rasanya yang segar dan enak jus jeruk juga mampu menyembuhkan disentri yang anda alami dengan mudah. Pertama-tama anda siapkan  jeruk yang segar kemudian anda blender jeruk tersebut tetapi jangan ditambahkan pemanis apapun. Minum jus jeruk secara rutin agar sakit disentri yang anda alami bisa segera sembuh dengan cepat.

Menggunakan Susu Delima

Wah! Ternyata anda bisa menggunakan susu delima untuk menyembuhkan penyakit disentri secara aman, selain mudah cara ini juga sangat efektif pertama anda siapkan kulit delima dan susu murni kemudian anda cuci bersih kuli delima lalu anda rebus dengan mencampurkan susu kedalamnya, setelah mendidih anda angkat lalu minum ramuan tersebut saat masih hangat untuk menyembuhkan sakit disentri anda.

Keempat obat alami diatas adalah cara yang aman untuk menyembuhkan penyakit disentri amoeba pada umumnya, bila anda mengalami sakit disentri cobalah beberapa resep diatas untuk mengatasinya, jangan sampai terlambat dalam mengobati penyakit tersebut, karena bisa membahayakan diri anda sendiri. Bila anda sudah membuat obat alami diatas dengan benar tetapi sakit disentri yang anda alami belum kunjung sembuh sebaiknya anda langsung pergi kedokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat. Pada dasarnya bila anda tidak ingin mengalami penyakit disentri amoeba anda harus menjaga kebersihan diri anda dan melakukan pola makan yang sehat sehingga anda bisa terhindar dari penyakit ini.

 

Posted in Disentri | Tagged , , , , | Leave a comment

Penyakit Disentri Pada Orang Dewasa

Penyakit Disentri Pada Orang Dewasa – Untuk artikel saya yang selanjutnya saya akan membahas tentang penyakit disentri pada orang dewasa dan bagaimana cara mengobatinya. Penyakit disentri merupakan penyakit yang menyerang usus besar dan menyebabkan penderitanya mengalami buang air besar sacara terus menerus, penyakit ini bukan hanya dialami oleh anak-anak tetapi penyakit ini juga dialami oleh orang dewasa. Penyakit disentri pada orang dewasa dibagi menjadi dua bagian yaitu disentri amuba dan disentri basiler, penyakit ini disebebkan oleh infeksi parasit entamoeba histolytica penykit ini bisa menular melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi oleh bakteri tersebut. Jadi jika anda ingin mencegah penyakit disentri anda bisa melakukannya dengan menjaga kebersihan makanan atau minuman yang anda komsumsi setiap hari, hati-hati dalam membeli makanan dipinggir jalan, karena biasanya makanan yang pinggir jalan kurang menjaga kebersihannya.
Penyakit ini bisa berbahaya jika tidak segera ditangani dengan cepat, penyakit disentri pada orang dewasa bisa menimbulkan beberapa gejala dan tentunya akan membuat penderita menjadi tidak nyaman. Saya akan memberitahu anda apa saja obat penyakit disentri pada orang dewasa yang aman untuk digunakan, tetapi sebelum itu saya akan memberitahu anda apa saja gejala yang sering dialami oleh penderita penyakit disentri agar anda bisa mengantisipasi jika anda mengalami beberapa gejala tersebut.

Penyakit Disentri Pada orang Dewasa

Penyakit Disentri Pada orang Dewasa

Gejala Penyakit Disentri Pada Orang Dewasa Adalah :

  1. Penderita mengalami demam tinggi
  2. Kepala terasa pusing
  3. Merasa mual dan muntah-muntah
  4. Mengalami buang air besar secara terus-menerus
  5. Tinja yang dikeluarkan encer bahkan mengandung darah
  6. Perut terasa sakit

Gejala-gejala diatas dialami oleh penderita penyakit disentri pada orang dewasa, jika anda menglaminya anda bisa langsung membuat obat disentri yang aman dengan menggunakan bahan-bahan yang alami, menggunakan bahan yang alami pastinya lebih menghemat biaya dan lebih aman untuk kesehatan anda, jadi anda tidak usah khawatir jika mengalami penyakit disentri.

Obat Penyakit Disentri Pada Orang Dewasa Yang Alami Adalah :

  • Menggunakan Daun Patikan Kebo

Bahan alami yang bisa anda jadikan obat disentri adalah daun patikan kebo bahan tersebut terbukti ampuh mengobati penyakit disentri. Caranya anda siapkan daun patikan kebo kemudian anda cuci sampai bersih, daun patikan kebo yang sudah bersih bisa anda rebus dengan air secukupnya kemudian biarkan sampai mendidih. Setealh itu anda angkat lalu dinginkan minum ramuan tersebut secara rutin untuk mengobati penyakit disentri anda.

  • Menggunakan Krokot Dan Daun Sendok

Bahan alami seperti krokot dan daun sendok merupakan bahan yang ampuh dijadikan obat disentri anda juga bisa membuat ramuan dengan mudah. Caranya anda sipakan krokot dan daun sendok kemudian anda cuci bahan tersebut lalu anda bisa rebus dengan menggunakan 600 cc air dan biarkana sampai airnya menjadi 300 cc. Minum ramuan tersebut sebanyak 2 kali dalam sehari agar penyakit disentri anda bisa segera sembuh.

  • Menggunakan Daun Sambiloto Dan Kulit Delima

Bahan yang lainnya adalah daun sambiloto dan kulit delima yang kering, bahan ini juga efektif untuk menyembuhkan penyakit disentri pada orang dewasa. Pertama-tama anda siapkan daun sambiloto, kulit delima kering dan gula aren. Cuci bahan alami tersebut kemudian anda rebus semua bahan dengan menggunakan air sebanyak 600 cc dan biarkan sampai airnya menjadi 300 cc, angkat lalu saring airnya dan setelah dingin bisa nada minum sebanyak 2 kali dalam sehari.

  • Menggunakan Daun Jambu Biji Dan Teh

Wah! Bahan alami yang lainnya bisa diambil dari tanaman jambu biji guys, anda bisa menggunakan daun jambu biji dan teh untuk dijadikan obat disentri yang alami dan aman. caranya anda siapkan daun jambu biji dan teh kemudian anda cuci bersih daun jambu biji lalu anda rebus bersama teh, biarkan sampai air nay mendidih kemudian anda angkat lalu dinginkan ramuan tersebut, saring setelah itu bisa anda minum untuk mengobati penyakit disentri yang sedang anda alami.

  • Menggunakan Susu Delima

Obat alami yang lainnya dengan membuat susu delima, perlu anda ketahui bahwa susu delima sangat efektif untuk menyembuhkan penyakit disentri pada orang dewasa. Cara membuatnya sangat mudah dan praktif anda cukup menyiapkan kulit delima kemudian cuci bersih  lalu anda rebus kulit delima, air rebusan kulit delima bisa anda campurkan dengan susu lalu aduk hingga merata, minum secara rutin saat susu delima masih hangat.

Nah, bahan-bahan alami diatas sangat efektif untuk mengobati penyakit disentri pada orang dewasa. Jika anda atau kerabat anda mengalami sakit disentri anda bisa mencoba berbagai resep diatas untuk mengatasinya, tetapi jangan lupa untuk melakukannya dengan benar dan rutin agar penyakit disentri tersebut bisa segera sembuh dan anda bisa sehat kembali.
Terima kasih sudah membaca artikel ini! Semoga informasi yang saya berikan bisa bermanfaat bagi anda semua yah guys, jangan lupa untuk mencoba tips diatas jika anda mengalami penyakit disentri.

Posted in Disentri | Tagged , , , , | Leave a comment

Disentri Pada Orang Dewasa

Disentri Pada Orang Dewasa – Pembahasan artikel saya yang selanjutnya saya akan membahas tentang penyakit disentri pada orang dewasa dan apa saja faktor penyebab seseorang terkena penyakit disentri. Penyakit disentri merupakan salah penyakit yang menyerang pencernaan sehingga membuat penderita disentri akan mengalami buang air besar secara terus menerus bahkan tinjan yang dikeluarkan bisa berdarah dan encer, penyakit ini bisa menular jadi anda harus waspada akan bahaya penyakit disentri. Penyakit disentri pada orang dewasa dibagi menjadi dua bagian yaitu disentri basil dan disentri amubawi, jenis disentri basil bisa menular sedangkan untuk disentri amubawi tidak menular. Penyakit ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor dan pastinya penyakit disentri pada orang dewasa akan mengganggu segala aktifivitas yang sedang dilakukan setiap orang.

Penyakit disentri pada orang dewasa bisa disebabkan oleh beberapa makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi dengan kuman dan bakteri sehingga orang yang makan akan terkena penyakit disentri, bakteri yang masuk kedalam pencernaan seseorang secara otomatis akan menimbulkan luka dan mengakibatkan peradangan pada usu besar orang tersebut. Orang yang mengalami penyakit disentri harus segera ditangani dengan cepat jika tidak bisa berbahaya untuk orang tersebut, biasanya orang yang mengalami disentri membutuhkan cairan secepatnya karena orang yang sakit disentri akan kekurangan cairan akibat buang air besar yang terus menerus.

Beberapa Gejala Disentri Pada Orang Dewasa :

  1. Merasa haus atau dehidrasi
  2. Tubuh akan menjadi lemas
  3. Penderita bisa mengalami demam yang tinggi
  4. Buang air besar secara terus menerus
  5. Tinja yang dibuang mengandung darah dan encer
  6. Biasanya penderita akan merasa mual
  7. Perut akan terasa sakit dan kram

Gejala penyakit disentri pada orang dewasa diatas sering dialami dan akan membuat penderitanya menjadi kesakitan, jika anda mengalami beberapa gejala diatas sebaiknya anda langsung periksa kedokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat, jangan biarkan gejala tersebut semakin parah karena akan membahayakan diri anda sendiri.

Penyakit Disentri Pada Orang Dewasa

Penyakit Disentri Pada Orang Dewasa

Obat Untuk Penyakit Disentri Pada Orang Dewasa Yang Alami :

  • Menggunakan kulit Manggis

Bahan alami yang bisa anda gunakan untuk mengobati penyakit disentri adalah kulit manggis, kulit manggis mempunyai banyak manfaat yang sangat baik untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit salah satunya adalah penyakit disentri pada orang dewasa. Cara membuat obat dari kulit manggis sangatlah mudah dan gampang anda cukup menyediakan kuli manggis kemudian anda cuci kulit manggis tersebut sampai bersih lalu anda rebus dan tambahkan sedikit madu murni. Rebus sampai mendidih kemudian anda angkat lalu anda saring airnya dan dinginkan, minum ramuan tersebut secara teratur dua kali dalam sehari untuk mengobati penaykit disentri anda.

  • Menggunakan Mentimun

Bahan alami yang lainnya adalah mentimun anda bisa menggunakan mentimun sebagai bahan yang alami untuk menyembuhkan penyakity disentri, mentimun mempunyai manfaat yang baik sebagai obat disentri. Caranya anda siapkan mentimun dan madu secukupnya kemudian anda cuci bersih mentimun, mentimun yang sudah bersih anda potong-potong dan campurkan dengan madu murni secukupnya, anda bisa langsung mengkomsumsi makanan tersebut dengan teratur sampai penyakit disentri anda sembuh.

Obat alami yang lainnya bisa anda buat dengan akar bayam merah, selain banyak yang mengkomsumsi bayam untuk makanan lezat ternyata anda juga bisa membuat obat penyakit disentri dari akar bayam merah carapun cukup mudah dan gampang. Pertama-tama anda siapkan akar bayam merah sepuluh batang kemudian anda cuci bersih akar bayam merah lalu anda bisa tumbuk akar bayam merah sampai halus, jangan lupa untuk menambahkan sedikit garam lalu anda aduk sampai merata. Bayam yang sudah ditumbuh dan ditambah garam bisa anda peras untuk mengambil airnya, minum air perasan akar bayam merah secara rutin dan teratur agar penyakit disentri anda bisa segera sembuh.

  • Menggunakan Sambiloto, Daun Sendok Dan Kulit Buah Delima

tanaman sambiloto, daun sendok dan delima bisa anda jadikan obat disentri yang aman dan alami, tanaman tersebut sangat efektif menyembuhkan penyakit disentri. Caranya anda siapakan sambiloto , daun sendok dan kulit buah delima. Cuci bersih semua bahan tersebut kemudian setelah itu anda rebus semua bahan dengan menggunakan tiga gelas air, rebus sampai airnya menjadi setengahnya lalu anda angkat dan saring air rebusan tersebut, minum ramuan tersebut secara rutin dan teratur pagi dan sore. Jika anda rutin meminum ramuan ini penyakit disentri anda bisa segera membaik dan sembuh.

Obat alami diatas sangat ampuh dan efektif mengobati penyakit disentri pada orang dewasa, anda bisa mencobanya sendiri jika mengalami penyakit disentri jika ada melakukan cara-cara tersebut dengan rutin dan teratur penyakit disentri anda bisa segera sembuh dan pastinya anda bisa beraktifitas kemabali seperti biasa.

Posted in Disentri | Tagged , , , , | Leave a comment

Kuman Disentri

Kuman DisentriDisentri adalah penyakit saluran cerna dengan tina diketahui mengandung darah dengan atau tanpa lendir. Darah biasanya dari dinging sakuran cerna yang luka dan sering dari dinding usus besar. Disentri yang disebabkan oleh kuman shigella. Kuman ini hanya merusak dinding usus besar dan tidak pernah sampai ikut aliran darah sehingga menginfeksi organ-organ tubuh lainnya. jenis disentri ini ditandai dengan diare berat yang akut dengan tinja berdarah dan disertai demam. Komplikasi ke tempat lain, karena racun (toksin) yang dihasikan kuman. Diare jenis ini bisa terjadi di seluruh dunia terutama di tempat-tempat yang memiliki sistem sanitasi kurang baik.

Kuman Disentri

Kuman Disentri

Kuman shigella memang secara alamiah hidupnya dalam usus manusia. Penularan juga karena makanan dan minuman yang terkontaminasi kuman disentri dari kotoran manusia yang biasanya merupakan carier Shigella disentri.

Bila kondisi perkembangan kuman baik dan memungkinkan, bisa terjadi wabah disentri. Kematian dan beratnya penyakit disentri berkaitan dengan jenis kuman. Jenis kuman disentri shigella yang penting, shigella flexneri tipe I, shigella boydii dan shigella sonnei serta disentri yang hampir selalu berat bila terinfeksi Shigella dysentri. Sh. Sonnei biasanya menimbulkan gejala sedang dan terutama dijumpai di daerah panas.

Disentri yang disertai panas badan, bisa terus-menerus kehilangan cairan sehingga mengalami dehidrasi sampai gagal ginjal terutama pada anak-anak atau manula sehingga bisa mematikan.

Penyakit disentri ada dua macam. Ada yang disebabkan oleh kuman atau basil dan yang disebabkan oleh amoba. Keduanya memberikan tanda dan gejala enyakit yang hampir serupa. Ada demam, nyeri kepala, disusul dengan mencret-mencret yang sering. Mencret lebih dari lima kali sehari, mungkin sampai 20 kali sehari. Lalu mencret diertai darah segar erta ingus. Bau tinja agak amis (anyir). Selain itu ada rasa nyeri di dubur sehbis buang air besar. Mungkin terasa nyeri pegal linu juga.

Kuman disentri yang diketahui tidak hanya satu namun lebih dari beberapa kuman disentri pencernaan yang menyertai penyakit disentri itu muncul, seperti :

  • bakteri vibrio cholera, yang merupakan penyebab penyakti kolera
  • bakteri shigella dysentriae merupakan kuman penyebab penyakit disentri
  • bakteri corynebacterium diphtheriae yang merupakan bakteri penyebab penyakit dipteri
  • bakteri clostridium tetani yang merupakan penyebab penyakit tetanus
  • bakteri mycobacterium tuberculosis yang merupakan penyebab penyakit tuberkulosis
  • bakteri bacillus anthracis yang merupakan penyebab penyakit anthrax

Perawatan pada penyakit disentri biasanya dilakukan dengan cara menghentikan kebiasaan dalam mengonsumsi jenis makanan yang teksturnya keras, pedas dan juga jenis makanan yang mengandung kandungan lemak. Caranya adalah dengan makan makanan seperti bubut dan juga tepung kacang hijau atau beras, sup dan roti yang tidak mengandung ragi. Ini merupakan salah satu cara merawat penyakit disentri.

Salah satu penyebab dari disentri bukan hanya karena kuman disentri saja, namun juga bisa karena pengaturan pada menu makanan yang kurang baik. Dan seperti yang sudah dijelaskan diatas, salah satunya adalah konsumsi makanan yang keras seperti kacang-kacangan, atau juga biji-bijian dan jenis makanan yang mengandung lemak menjadi sulit untuk dicerna oleh pencernaan.

Karena peyakit disentri merupakan salah satu jenis ddiare yang berbahaya dan pada kasus yang parah bisa menyebabkan terjadinya kematian dibandingkan oleh jenis diare akut yang lainnya. Cara penularan penyakit disentri ini adalah bakteri yang tersebar bisa melalui makanan dan juga air yang sudah mengalami kontaminasi dengan kotoran atau juga bakteri yang dibawa oleh lalat.

Lalat adalah salah satu jenis serangga yang hidup pada tempat kotor dan juga bau yang menyebabkan bakteri bisa dengan mudah menempel pada tubuhnya dan kemudian akan menularkan kuman disentri ini. Bakteri yang masuk ke dalam pencernaan tadi mengakibatkan terjadinya pembengkakan sehingga menimbulkan suatu luka dan juga peradangan yang terjadi pada dinding usus besar. Hal ini yang pada akhirnya menyebabkan kotoran penderita menjadi tercampur dengan nanah serta darah. Dan penularan pada penyakit disentri ini mungkin bisa terjadi secara seksual melalui kontak oral-anal. Penderita dengan masalah bakteri amoeba akut ini biasanya tidak akan membahayakan orang lain karena tidak terdapat kista dan juga trofosoit yang terjadi pada kotoran.

Inkubasi yang terjadi setelah penularan adalah sekitar 1-3 hari dan dengan mendadak akan muncul rasa nyeri pada perut, kemudian terjadi demam dan juga tinja menjadi encer. Tinja atau feses yang encer tadi berhubungan erat dengan cara kerja eksotoksin di dalam usus halus. Dan beberapa hari kemudian akan terjadi infeksi yang meliputi ileum serta kolon, kemudian jumlah tinja akan mengalami peningkatan, tinja menjadi kurang encner namun biasanya sering mengandung lendir dan juga darah. Selain itu pada tiap gerakan usus biasanya disertai dengan mengedan dan juga tenesmus yang menyebabkan nyeri pada perut bagian bawah.

Kuman Disentri

Posted in Disentri | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mengobati Disentri

Cara Mengobati DisentriDisentri biasanya ditandai dengan mencret yang bercampur darah dan lendir. Penyakit ini biasanya mewabah. Penyebab disentri adalah air atau makanan yang mengandung kuman dan parasit amuba. Parasit-parasit berkembangbiak dengan dua tahap yakni tahap trphogoit (parasit aktif) dan kista. Parasit-parasit yang aktif berubah menjadi bentuk kista yang merupakan penyebab penularan penyakit.

Cara Mengobati Disentri

Cara Mengobati Disentri

Serangan disentri biasa terjadi pada orang dengan kondisi sanitasi yang kurang baik. Penyebab disentri adalah kuman yang menyerang dinding usus besar sehingga penderita mersa mulas dan perut kembung, mual-mual, muntah dan mencret beberapa kali dalam sehari yang disertai rasa sakit di perut.

Dalam waktu 3 hari jika tidak segera diatasi, feses penderita akan bercampur dengan lendir dan darah. Penderita disentri bisa buang air bear sampia 20 kali sehari, sehingga akan mengalami dehidrasi yang hebat, badannya mengurus, matanya cekung dan bila tidak segera tertolong bisa meninggal dunia.

Untuk mencegah dan memberantas disentri, kita harus menjaga higiene pribadi dan higiene lingkungan, antara lain dengan Cara Mengobati Disentri  :

  • Mencuci tangan sebelum makan
  • Tidak mengonsumsi makanan dan minuman yang kurang bersih (kurang masak
  • Menjaga kebersihan lingkungan

Penyakit disentri disebabkan oleh sejenis basil yang membuat penderita terus-menerus buang air besar yang terkadang bercampur darah. Sifat basil disentri bisa menular. Penyakit disentri ini menyrang selaput lendir usus dan mudah menular. Ada dua jenis disentri yaitu disentri basil yang disebabkan oleh basil shinga kruse dan disentri amubawi yang disebabkan oleh protozoa disentri.

Ada beberapa ramuan tradisional yang dikenal ampuh dapat mengobati diare atau Cara Mengobati disentri. Bahan-bahan yang harus disiapkan dan cara meracik ramuan dapat dijelaskan sebagai berikut :

Ramuan 1 untuk Cara Mengobati Disentri

– 5 lembar daun pulai, 1 jari gambir murni sebesar biji melinjo dan 2 sendok makan madu.
– Daun pulai dicuci. Bersama gambir, daun pulai ditumbuk sampai halus. Hasil tumbukannya dicampurkan ke dalam satu gelas air matang dan madu. Campuran ini diperas dan disaring. Ramuan ini diminum 2 kali sehari dengan dosis 3 sendok makan sekali minum.

Ramuan 2 untuk Cara Mengobati Disentri 

– 3 batang srikaya
– Kulit batang srikaya dicuci bersih lalu dipotong dan direbus dalam 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Setelah dingin, ramuan disaring dan ditambahkan air gula secukupnya. Ramuan ini diminum 2 kali sehari dengan dosis ½ gelas sekali minum.

Ramuan 3 untuk Cara Mengobati Disentri

– Buah pare segar secukupnya atau 3 gram bubuh pare.
– Buah pare segar dibuat jus, ditambahkan air panas, lalu diminumkan kepada penderita disentri. Cara lain dengan menggunakan bubuk pare yang dibuat dengan cara menjemur daun pare hingga kering, lalu ditumbuk hingga menjadi bubuk. Bubuk pare tersebut diseduh dalam air panas. Larutan bubuk pare diberikan setiap 6 jam sekali.

Ramuan 4 untuk Cara Mengobati Disentri :
Bahan : biji kemangi 1 genggam dan juga air setengah liter
Cara membuat : rebuslah biji kemangi sampai mendidih dan sampai air yang tersisa adalah tinggal separuhnya saja, kemudian saring dan dinginkan. Cara minumnya adalah ramuan ini diminum 1 hari untuk 3 kali minum.

Cara mengobati disentri dan pencegahannya adalah dengan :

  1. Menjaga kebersihan dengan cara mencuci tangan secara teratur menggunakan sabun dengan teliti
  2. Mencuci makanan yang hendak dimakan, khususnya untuk makanan mentah seperti sayur dan juga buah.
  3. Untuk penderita disentri basiler biasanya tidak menyiapkan makanan
  4. Membuang tinja dengan cara saniter
  5. Memasak makanan sampai matang
  6. Menjaga kebersihan dengan selalu menjaga sanitasi air, makanan serta udara
  7. Melindungi sumber dari air minum agar tidak terjadi kontaminasi dengan tinja
  8. Kemudian aturlah pembuangan sampah dengan baik.
  9. Mengendalikan vektor atau binatang pengerat.

Cara mengobati disentri secara medis adalah, biasanya penyakit disentri ini akan sembuh dengan sendirinya. Dan jenis penyakit ini akan sembuh dalam waktu 4-7 hari. Cara mengobati disentri tanpa obat adalah dengan minum lebih banyak cairan untuk membantu mengasup cairan yang cukup dan mencegah terjadinya kehabisan cairan. Biasanya jika pasien sudah mengalami masalah dehidrasi maka bisa diatasi dengan rehidrasi oral. Pada pasien dengan kasus diare atau disentri yang berat pasien akan muntah dengan berlebihan sehingga tidak bisa melakukan rehidrasi oral dengan baik, maka cara lainnya adalah dengan rehidrasi intravena.

Dan umumnya untuk anak kecil yang lebih riskan dalam mengalami diare biasanya diberikan rehidrasi intravena. Untuk masalah infeksi yang berat seperti Shigella bisa dengan mudah diobati menggunakan obat antibiotik termasuk salah satunya adalah amipicilin, trimethoprim-sulfamethoxazole, dan ciprofloxacin. Tetapi, untuk kasus shigella yang sudah kebal pada antibiotika, maka hal ini akan terjadi karena penggunaan dari obat antibiotika yang sedikit-sedikit untuk melawan sehigellosis ringan.

Cara Mengobati Disentri

Posted in Disentri | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Disentri Basiler

Di masyarakat industri S. Sonei adalah penyebab disentri basiler yang paling sering dengan S. Flexneri penyebab paling sering kedua; di masyarakat praindustri. S. Flexneri adalah yang paling sering dengann S. Sonnei penyebab yang paling sering kedua. S. Dysentriae serotip I cenderung terjadi pada epidemik masif, walaupun basil ini juga endemik di Asia. Makanan yang terkontaminasi (seringkali salad atau makanan lain yang memerlukan penanganan bahan-bahan yang luas) dan air merupakan vektor penting. Namun, penularan dari orang ke orang mungkin merupakan mekanisme utama infeksi pada kebanyakan daerah di dunia. Penyebarna dalam keluarga, petugas intitusi dan pusar perawatan harian memperahakan kemampuan bahwa jumlah organisme yang kecil dapat memyebabkan penyakit atas dasar dari orang ke orang.

Disentri Basiler

Disentri Basiler

Disentri basiler secara klinis serupa tanpa memandang apakah penyakitnya disebabkan oleh E. Coli enteronivasif atau salah satu dari empat spesies Shigella; namun ada beberapa perbedaan klinis, terutama yang berkaitan dengan keparahan dan risiko komplikasi dengan infeksi S. Dysenteriae serotip I.

Sesudah penelanan shigella ada masa inkubasi beberapa hari sebelum terjadi gejala-gejala. Khas adalah nyeri abdomen berat, demam tinggi, muntah, anoreksia, toksisitas menyeluruh, mendadak ingin buang air besar, dan terjadi nyeri defekasi. Pemeriksaan fisik pada saat ini dapat menunjukkan kembung oerut dan nyeri, suara usus hiperaktif dan nyeri rektum pada pemeriksaan digital.

Diare mungkin berair dan banyak pada mulanya, berkembang menjadi sering sedikit-sedikit, feses berlendir darah; namun beberapa anak tidak pernah menjelek sampai stadium diare berdarah, sedang pada yang lain feses pertama berdarah. Dapat terjadi dehidrasi yang berat yang terkait dengan kehilangan cairan dan elektrolit pada feses maupun muntah. Diare yang tidak diobati dapat berakhir 1-2 minggu; hanya sekitar 10 % penderita menderita diare menetap selama lebih dari 10 hari. Diare kronsis jarang kecuali pada bayi malnutrisi.

Tanda-tanda neurologis Disentri Basiler adalah manifestasi ekstraintestinal disentri basiler yang paling sering yang terjadi pada sebanyak 40% anak terinfeksi yang dirawat inap. Kejang-kejang, nyeri kepala, lesu, bingung, kaku kuduk atau halusinasi mungkin ada sebelum atau sesudah mulai diare. Disentri basilar atau Shigellosis adalah infeksi akut radang colon yang disebabkan kuman Shigella. Penyakit ini kadang bersifat ringan, kadang-kadang bersifat serius sekali.

Disentri basiler yang disebabkan karena Shigella, s.p. Shigella merupakan salah satu jenis basil non motil, merupakan gram negatif, famili enterobacteriaceae. Dan ada sekitar 4 jenis spesies dari Shigella, yakni S.dysentriae, S.flexneri, S.bondii, dan S.sonnei. Ada sekitar 43 serotipe 0 dari Shigella. S.sonnei merupakan satu-satunya yang mempunyai serotipe tunggal. Hal ini disebabkan karena kekebalan pada tubuh yang didapat yang mempunyai sifat serotipe yang lebih spesifik, maka seseorang bisa saja terinfeksi untuk beberapa kali oleh tipe yang berbeda jenisnya. Dan genus ini biasanya mempunyai kemampuan untuk menginvasi sel epitel dari intestinal dan juga menyebabkan infeksi dalam jumlah waktu sekitar 102-103 organisme. Pennyakit ini biasanya sifatnya ringan dan kadang juga menjadi sangat berat. Dalam suatu keadaan lingkungan yang kurang baik biasanya akan menyebabkan penularan penyakit terjadi dengan mudah. Dan secara klinis mempunyai tanda-tanda seperti diare, adanya suatu lendir dan darah di dalam tinja, perut yang akan terasa sakit serta tenesmus.

Jika penyakit ini sudah muncul gejala dalam waktu beberapa hari kemudian setelah proses penularan berlangsung, karena akibat dari infeksi  seperti ileum dan juga kolon, maka selanjutnya intensitas dari tinja akan mengalami peningkatan, dan tinja yang kurang encer dan namun mengandung darah. Demam dan juga diare akan sembuh dalam waktu kurang lebih 2-5 hari atau le bih pada setengah kasus dewasa. Namun, untuk anak-anak dan orangtua, biasanya kehilangan air dan elektrolit yang bisa menyebabkan terjadinya dehidrasi, asidosis, dan bahkan juga bisa meyebabkan terjadinya kematian. Pada kebanyakan orang penyembuhan dengan mengeluarkan kuman disentri memerlukan waktu yang tidak terlalu lama, namun beberapa diantaranya bisa tetap dan menjadi pembawa kuman usus menahun dan bisa mengalami suara serangan kambuhan penyakit yang terjadi dengan berulang-ulang. Pada cara menyembuhkan disentri dengan gejalan infeksi, maka kebanyakan orang biasanya akan membentuk antiboti pada Shigella di dalam darahnya, namun antibodi ini tidak bisa melindungi pada terjadinya infeksi.

Pencegahan yang bisa dilakukan adalah :

  1. Menjaga kebersihan, cuci tangan dengan teratur
  2. Mencuci makanan sayuran dan buah-buahan
  3. Masak makanan sampai matang
  4. Menjaga saluran pembuangan sampah
  5. Menjaga kebersihan sanitasi air, udara dan makanan.

Cara mengobati disentri secara tradisional adalah :
Bahan : kulit manggis 2 buah, air sebanyak 4 gelas, gula batu secukupnya saja
Cara membuat : cucilah terlebih dahulu kulit manggis sampai bersih, kemudian dipotong seperlunya saja. Rebuslah sampai air yang tersisa adalah ½ saja dan setelah itu dinginkan, saringlah. Kemudian tambahkanlah dengan gula secukupnya. Ramuan ini diminum 2 x 1 dalam sehari dengan dosis ½ gelas.

Disentri Basiler

Posted in Disentri | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Disentri Amoeba

Pencegahan Disentri Amoeba – Memang untuk melakukan pencegahan disentri amoeba secara tepat agak sulit dilakukan, karena anak-anak belum begitu mengetahui arti penyakit secara mendalam. Namun sebenarnya  bila orang tua agak streng menjaga anak dan berani, dapat mencegah timbulnya penyakit itu. Penyakit disentri amoeba ini bkisa menimbulkan kurang darah (anemia) dan sebagainya. Jika penderita berada dalam lingkungan yang terjada kebersihannya, dan jarang anak-anak bermain pada tempat yang kotor, maka dipastikan tidak akan terjangkit. Namun bila main-main itu di lokasi yang relative bersih maka diperkirakan anak itu tidak akan kejangkitan, karena peran orangtua maupun lingkungan cukup membantu.

Pencegahan Disentri Amoeba

Pencegahan Disentri Amoeba

Pencegahan disentri  amoeba lainnya mungkin si penderita lebih banyak mengonsumsi makanan yang cukup sayur, hal itu amat ditentukan oleh tindakan dari orangtua penderita yang kurang sekali makan sayur dan buah-buahan. Parasit ini akan masuk bila data tahan tubuh mulai mengendur dan perhatian terhadap kebewrsihan dan gizi mulai kurang diperhatikan. Sekiranya daya tahan tubuh cukup untuk diperkirakan si penderita akan mampu bertahan. Karena itu dianjurkan kepada penderita dan orantuanya agar lebih member perhatian terhadap kebersihan tempat dan lingkungan ini. Janganlah kita terlalu toleran dan membiarkan anak-anak bermain disekitar rumah.

Sebab bila parasit sudah masuk ke dalam tubuh,dan menimbulkan berbagai penyakit, tentu penegakkan ataupun menu tidak akan begitu bermanfaat lagi. Penderita disentri harus di konsultasikan ke dokter. Atau kerumah sakit yang terdekat. Jangan membiarkan si penderita mengeluarkan dnarah dan badannya sudah tidak keruan lagi. Demikian pula agar si penderita lebih disadarkan untuk menjaga kebersihan itu dan mengonsumsi bahan-bahan yang dapat memperkuar daya tahan tubuh dalam melawan sumber penyakit. Pencegahan disentri amoeba yang harus dialkukan adalah dengan memahami cara menular penyakit disentri ini, apsti cara menjauhkan diri pun tidak akan membawa kesuakaran.

Pokoknya adalah berkisar pada alat dan penggunaan airl. Untuk itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :

  1.  makanan jangan sampai dihinggapi lalat (pakai tutup dan lain-lain)
  2. kaskus atauu WC harus memenuhi syarat kesehatan minimal harus jauh dari sumber air minum,
  3. tempat-tempat sampah harus diberi tutup , agar lalat tidak dapat mendekatinya,  atau sampah-sampah itu dibakar untuk memusnahkannya,
  4. memelihara kebersihan baik dalam rumah maupun lungkungan sekitar
  5. gunakan air pencuci alat-alat dapur yang bersih. Dan air minum yang harus dimasak terlbih dahulu  atau bila menggunakan air isi ulang, minimal harus sudah dipanaskan.
  6. dalam keadaan epidemi (penyakit disentri tengah melanda negeri),  bila memakan sayur mentah harus dicuci sampai bersih. Bila usaha itu telah dilakukan masih terkena juga bibit disentri hal itu berarti sudah merupakan takdir Tuhan yang harus diterima dan dibati.

Karena penyakit disentri merupakan salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh lingkungan sekitar Anda yang kurang bersih, maka cara mencegah penyakit disentri ini adalah dengan menjaga dan memperhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggal Anda. Dan biasanya disentri akan terjadi dan muncul pada pemukiman yang padat akan penduduk serta kebersihannya juga tidak terjaga. Dan biasanya muncul di saat musim hujan dan juga kemarau. Penyakit disentri juga pada akhirnya akan menjadi wabah. Dan untuk itu diperlukan suatu kerja sama yang baik antara masyarakat dengan pemerintah sekitar untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Jika Anda melakukan pemeriksaan ke dokter, maka biasanya dokter akan memberikan obat oralit. Dan jika dalam waktu 2-3 hari masih belum sembuh maka kembalilah ke dokter. Cara menyajikan oralit adalah dilarutkan ke dalam 200 cc air matang, dan setelah itu diaduk dan kemudian diberikan sedikit demi sedikit kepada si pendeirta. Jika oralit tidak tersedia, maka cara alami yang bisa dilakukan untuk mengobatinya adalah dengan cara membuat larutan campuran dari gula dan garam sebanyak 1 sendok teh gula ditambahkan denga ¼ sendok teh garam, kemudian dilarutkan dengan 200 cc air hangat. Atau Anda bisa juga minum air hangat. Selain itu, tindakan perawatan yang dilakukan adalah dengan cara mencegah dari terjadinya dehidrasi yang malah membuat suatu hal yang fatal. Biasanya dalam keadaan darurat, maka dehidrasi ringan bisa diatasi dengan cara memberikan cairan elektrolit atau oralit dengan tujuan untuk mengganti cairan yang sudah hilang akibat masalah diare dan juga muntah-muntah yang dialami penderita disentri.

Untuk mereka yang menderita disentri, cara memberikan makanan yang baik adalah dengan memberikan jenis makanan yang lunak dan juga tidak mempunyai rasa yang tajam, selain itu juga harus mengandung protein yang tinggi karena sangat diperlukan untuk membantu proses penyembuhan disentri menjadi lebih cepat. Pemberian air putih yang cukup sangat dianjurkan agar mencegah terjadinya dehidrasi yang bisa memperparah keadaan disentri.

Pencegahan Disentri Amoeba

Posted in Disentri | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Jenis Penyakit Disentri

Penyakit disentri adalah penyakit gangguan usus yang ditandai dengan gejala buang air besar yang biasa disertai dengan darah dan lendir. Selain itu, juga disertai dengan tenesmus dan kolik. Penyakit ini termasuk kategori penyakit menular. Jenis penyakit disentri sendiri dibagi menjadi beberapa macam  yaitu disentri ameba dan disentri basilar. Umumnya penderita yang terkena penyakit disentri kurang menjaga kebersihan lingkungan. Disentri ameba disebabkan infeksi dinding usus besar oleh parasit Entamoeba Histolytica dan disentri basilar yang disebabkan oleh bakteri Shigella.

Jenis Penyakit Disentri

Jenis Penyakit Disentri

Jenis penyakit disentri ameba merupakan invansi usus besar oleh protozoa Entamoeba hystolitica yang menyebabkan ulkus mukosa yang menimnbulkan nyeri, diare yang silih berganti dengan konstipasi dan darah serta lendir keluar melalui anus sehingga disebut disentri ameba. Jika ameba tersebut masuk sirkulasi portal hati, ameba tersebut dapat menyebabkan abses hati. Diagnosis ditegakkan dengan mengisolasi ameba tersebut di dalam feses. Pengobatan umumnya menggunakan mentronidazol, tetapi tanidazol juga digunakan. Diloksanid furoat digunakan untuk mengobati infeksi kronik.

Jenis penyakit disentri basilar disebabkan oleh Shigella, genus basilus Gram negative, beberpa spesies menyebabkan disentri-Sh.boydii, Sh. Dysentrine dan Sh. Flexneri di daerah tropis maupun subtropis. Sh. Sonnei menyebabkan disentri di daerah beriklim sedang dan merupakan jenis yang paling umum di Inggris. Organisme ini diekskresikan oleh pengidap dan terbawa dalam feses mereka serta tangan, makanan dan air yang terkontaminasi. Pejamu mendapatkan infeksi melalui area yang terkontaminasi tersebut. Penyakit ini sering terjadi pada anak kecil dan  menular melalui perhatian menyeluruh terhadap hygiene personal. Pengobatan jika perlu, adalah dengan siprofloksasin atas trimetoprim. Kasus ringan tidak memerlukan terapi obat.

Banyak orang sehat mempunyai amuba tanpa menderita sakit. Akan tetapi, amuba sering merupakan penyebab penyakit mencret yang parah atau penyakit disentri (mencret disertai darah) terutama pada orang-orang yang berada dalam keadaan lemah akibat penyakit lain ata akibat gizi yang buruk. Adakalanya amuba menyebabkan abses/bisul (kantong yang besiri nanah) pada hari yang sakit dan berbahaya. Perawatan pada penyakit disentri adalah dengan cara hentikan kebiasaan makan makanan yang keras, pedas dan banyak lemak. Makanlah bubur dari tepung kacang hijau dan beras, atau sup dan roti tanpa ragi.

Pengobatan Jenis Penyakit Disentri dapat dilakukan dengan :

  • Kalau mungkin mintalah pertolongan dokter dan lakukan pemeriksaan kotoran.
  • Infeksi amuba yang ringan dapat diobati dengan tetracycline saja, atau bersama diiodohydroxyquin (untuk takarannya, lama pengobatan dan peringatannya)
  • Untuk disentri yang berat atau abses amuba, berikan tetracycline, bersama metronidiazole. Jika tidak tersedia metronidazole, gunakanlah chloroquin.

Pengobatan tradisional penyakit disentri dapat dilakukan dengan :

Ramuan :

Bahan : Buah maja manis 1 buah dan madu murni secukupnya.

Cara pembuatan : ambil daging buah maja yang masak dan diamkan beberapa saat. Setelah itu, campur dengan madu secukupnya.

Cara pemakaian : minum ramuan 3 kali seharu, sekali minum satu ramuan sampai habis.

Cara merawat penyakit disentri adalah dengan melalui dua cara yakni cara medis dan cara alternatif.

  1. Cara medis
    Untuk merawat disentri dengan cara medis, biasanya dilakukan terlebih dahulu dengan cara mengganti cairan yang sudah keluar dengan menggunakan garam oralit. Pemberian obat antibiotik merupakan hal yang sangat penting yang perlu dilakukan untuk membantu membunuh kuman. Namun, tetap saja pencegahan merupakan suatu hal yang lebih penting dibandingkan dengan pengobatan. Cara yang bsia dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan, membasmi lalat dirumah, dan juga menjaga makanan serta minuman dari serangan kotoran.
  2. Alternatif
    cara merawat disentri dengan cara alternatif adalah makan-makanan dan minuman yang sudah terjaga kebersihannya. Memberikan jenis makanan yang teksturnya lunak untuk membantu proses pencernaannya menjadi lebih lancar.

Cara mengobati jenis penyakit disentri adalah :

Ramuan disentri 1
Bahan : kulit buah manggis 2 buah, air sebanyak 4 gelas, gula batu secukupnya saja
Cara membuat : cucilah terlebih dahulu kulit manggis sampai bersih, kemudian potong-potonglah seperlunya saja. Setelah itu, rebslah sampai yang tersisa adalah ½ nya saja, setelah itu dinginkanlah dan saring. Tambahkan gula secukupnya saja. Cara minum ramuan herbal ini adalah dengan 2 x 1 dalam sehari dengan dosis ½ gelas.

Ramuan obat disentri 2 adalah:
Bahan : kulit batang srikaya sebanyak 3 jari, air 4 gelas, dan gula batu secukupnya saja
Cara membuat : cuci terlebih dahulu, kemudian dipotong secukupnya saja, setelah itu direbus sampai yang tersisa hanya  tinggal ½ nya saja. Kemudian didinginkan dan saringlah. Tambahkan dengan gula secukupnya. Ramuan ini diminum untuk 2 x 1 dalam sehari dengan dosis ½ gelas.

Itulah informasi mengenai jenis penyakit disentri dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat untuk Anda dalam menyembuhkan penyakit disentri. Terimakasih.

Jenis Penyakit Disentri

Posted in Disentri | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Disentri

Penyakit disentri adalah terjadinya peradangan usus bagian bawah, mulas diperut dan kotoran encer, berlendir, serta berdarah . Penyebabnya adalah mikroorganisme tertentu atau sebagai akibat pengaturan menu yang kurang bijaksana seperti memakan makanan yang terlalu banyak berbumbu pedas, goreng-gorengan , serta makanan yang keras dan lemak-lemak yang sulit dicerna. Penderita harus mengejan  jika buang kotoran, sehingga dubur daqpat menonjol keluar dan terasa panas seperti terbakar. Jika dikotoran  terdapat darah, berarti merupakan disentri  bacilar. Ada tipe lain dari disentru yakni disentri amuba yang lebih sukar ditanggulangi dibandingkan dengan disentri bacilar dan merupakan endemic didaerah tropis.

 Penyakit Disentri

Penyakit Disentri

Karena dampak penyakit disentri cukup berat, pada diare yang secara klinis dicurigai sebagai disentri basiler dapat diberikan antibiotik secara empiris untuk kuman Shigella, meskipun belum ada bukit baikkan bakteri pada tinja. Hal ini harus diikuti oleh pemantauan klinis, pengobatan yang diberikan harus memberikan respons pada hari ketiga. Jika dalam kurun waktu tersebut tidak terlihat respons, harus dilakukan evaluasi apakah disentri tersebut bukan disentri basiler tetapi disentri amuba atau kuman tersebut sudah resisten terhadap antibiotik yang diberikan, sehingga perlu diganti.

Pengobatan penyakit disentri harus segera kalau tidak dapat membahayakan jiwa anak atau kemungkinan komplikasi bisa terjadi. Disentri cukup berat dilaporkan pada bayi yang tidak mendapat ASI dan pada anak dengan gizi kurang. Secara lebih khusus penyebab disentri adalah kuman tertentu dari kelompok Shigella atau sejenis amuba, Entamoeba Histolytica. Kadang-kadang disentri juga disebabkan infeksi parasit babi yaitu Balantidium Coli dan cacing daun (Schistosoma Japonicum) yang banyak terdapat di Sulawesi Tengah.

Pengenalan penyakit disentri, antara lain :

  1. Bila darah yang keluar bersama tinja bukan dari ambeien (hemorrhoid) yang lecet akibat tinja yang terlalu keras.
  2. Disentri basiler termasuk salah satu jenis disentru yang disebabkan oleh bakteru dari jenis Shigella . Kuman ini hanya merusak dinding usus besar dan tidak pernah sampai ikut aliran darah hingga mengnfeksi organ-organ tubuh lainnya. Jenis disentri ditandai dengan diare berat yang akut dengan tinja berdarah dan disertai demam. Komplikasi ke tempat lain, karena racun (toksin) yang dihasilkan kuman. Diare jenis ini bisa terjadi diseluruh dunia terutama di tenpat-temoat yang sanitasi kurang baik.
  3. Kuman Shigella memang secara alamiah hidupnya dalam usus manusia. Penularan juga karena makanan dan minuman yang terkntaminasi kuman disentri dari kotoran manusia yang biasanya merupakan carier Shigella disentri.

Bila kondisi perkembangan kuman baik dan  memungkinkan, bisa terjadi wabah disentri. Kematian dan beratnya penyakit disentri berkaitan dengan jenis kuman. Jenis Shigella yang penting, Shigella flexneri tipe I, Shigella boydii, dan Shigella Sonnei serta disentri yang hampir selalu berat bila trinfeksi Shigella dysentri. Sh, Sonnei biasanya menimbulkan gejala sedang dan terutama dijumpai didaerah panas.

Penyakit disentri terbagi menjadi dua, yakni disentri basiler dan disentri amuba. Dinsetri basiler merupakan penyakit disentri yang disebabkan karena serangan bakteri Shigella, dan bakteri Escherichia coli enterovasif, dan bakteri Salmonella. Sedangkan penyakit disentri amuba merupakan penyakit yang disebabkan oleh Entamoeba histolytica.

Gejala pada penyakit disentri adalah :

  1. Buang air besar yang dibarengi dengan darah keluar
  2. Diare yang terjadi encer dan dengan jumlah yang sedikit
  3. Buang air besar yang tercampur dengan lendir
  4. Nyeri saat buang air besar atau tenesmus

Penyakit disentri bisa disebabkan karena salah satunya adalah akibat dehidrasi yang sangat parah. Untuk kasus dehidrasi yang berat akan menimbulkan ketidakseimbangan elektrolit yang bisa menyebabkan syok atau juga koma yang bisa menyebakan kematian. Perawatan pada medis yang dilakukan memerlukan catatan khusus agar tidak membuarkan penyebab dari penyakit disentri ini secara terus menerus berkembang. Jika Anda merupakan salah seorang yang mengalami masalah dehidrasi dengan gejala seperti kebingungan, kehilangan kelesuan, kesadaran, kulit menjadi dingin, atau juga penurnan pada pengeluaran urin, maka harus diwspadai adalah ini merupakan siatu infeksi dari penyakit disentri dan cara yang terbaik dilakukan adalah dengan perawatan medis untuk penyakit disentrinya.

Cara mengobati disentri secara alami adalah :

  1. Daun pulai
    Bahan : 5 lembar daun pulai, kulit batang cemara 1 jari, gambir sebesar buah melinjo 1 butir.
    Cara membuat : cucilah terlebih dahulu daun pulai, kemudian kulit batang cemara, gambir dicuci juga sampai bersih. Setelah itu ditumbuk sampai halus, dan kemudian tambahkanlah air dan madu kemudian disaring. Minum 2 x 1 dalam sehari dengan dosis 2 sendok makan.
  2. Pare
    Bahan : pare segar 2 buah, dan air matang ¼ gelas
    Cara membuat : cuci sampai bersih buah pare, kemudian dipotong, dan setelah itu dimasukkan ke dalam blender ditambahkan air, kemudian di peras. Air herbal pare ini diminum 2 x 1 dalam sehari.

 Penyakit Disentri

Posted in Disentri | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment